Showing posts with label Tips Memasak. Show all posts
Showing posts with label Tips Memasak. Show all posts

Monday, August 29, 2011

Tips Memilih Cincau

Memilih Cincau Jakarta - Cincau hitam dijual dalam berbagai bentuk, potongan, kemasan silinder, mangkuk atau plastik. Ada yang tawar dan ada yang dibubuhi pemanis dan peras berupa daun jeruk dan pandan. Pilihlah cincau yang permukaannya licin, bersih, dan tidak berkerak. Cincau yang bersih, teksturnya licin kenyal dan tidak berbau asap atau sangit. Jika ingin yang lebih aman, pilih yang dalam kemasan plastik atau mangkuk.

Merebus Iga Sapi

Merebus Iga Sapi Jakarta - Meskipun sudah direbus lama kadang daging iga sapi masih keras. Bagaimana mengatasinya?



Merebus iga sapi bisa pakai dua cara. Dengan panci biasa atau dengan panci bertekanan. Yang penting diperhatikan, api untuk merebusnya tidak boleh terlalu besar. Jika direbus dengan suhu tinggi maka serat daging akan cepat mengerut terkena panas lama dan lama untuk menjadi empuk. Didihkan air dan bumbu lalu masukkan iga sapi. Kecilkan api segera dan masak terus dengan api kecil hingga daging iga empuk. Jika memakai panci bertekanan, hitung waktu merebus, 30 menit setelah panci berdesis.

Friday, June 24, 2011

Tips Membuat Cake

tips membuat cakeCake dengan tampilan yang cantik, bagus dibuat sebagai hantaran disaat lebaran maupun sebagai suguhan, agar cake yang kita buat tidak hanya cantik tampilannya tapi juga rasanya yang lezat, ikuti beberapa tip berikut:

  1. Pilih tepung yang kadar proteinnya rendah supaya hasilnya lembut
  2. Jangan Cairkan margarin di awal pembuatan cake, cairkan margarin begitu telur sudah mengembang hal ini bertujuan supaya lemak dan cairan dalam margarin tidak keburu terpisah
  3. Mencairkan margarin harus di api kecil dan tidak boleh terlalu lama supaya kadar airnya tidal banyak yang menguap dan membuat cake jadi kering
  4. mengocok telur tidak boleh terlalu lama, yang penting telur sudah mengembang dan sudah tidak ada gelembung
  5. Baking powder hanya dipakai membantu pengembang kue pada jenis cake yang dibuat dengan mentega dikocok, sementara pada jenis sponge cake tidak perlu memakai baking powder kecuali pada songe cake yang bersifat asam
  6. Gunakan loyang ukuran pendek, sehingga memudahkan cake matang dan tidak menjadi kering dan keras
  7. setelah cake matang, letakkan dalam rak kawat supaya panasnya keluar, dan tidak membuat kulit cake mengelupas

Tips memilih dan memasak udang

tips membersihkan udangSiapa yang tak kenal dengan udang, jenis makanan ini bisa diolah menjadi berbagai macam masakan, contohnya : udang saus tiram, nasi goreng udang special, udang goreng tepung, udang goreng telur kremes dan masih banyak variasi masakan lain.

Bagaimana cara memilih dan memasak udang yang baik, berikut adalah tipsnya :

Udang berkulit :
- Kulit dan kepala tidak rusak dan masih utuh
- Tidak berbau amis (busuk)
- Tekstur tidak lunak
- Khusus udang peci, pilih yang berwarna tidak hitam
- Cara mengupas udang berkulit : lepas kepala udang, gunting bagian punggung kulit udang sampai ke ekor. tarik kulit udang. Belah sedikit punggungnya utk mengeluarkan pembuluh darahnya. Kupas udang dengan menyisakan ekornya, agar bentuk lebih menarik.

Udang kupas :
- Berwarna jernih
- Tidak berbau busuk

Memasak udang yang baik :
Agar tekstur udang tidak menjadi keras dan rasanya tetap manis, pastikan untuk tidak memasaknya dalam waktu yang lama.

Membuat kaldu udang :
Sangrai kulit dan kepala udang yang sudah tidak digunakan hingga berubah warna, lalu tuangkan air dan masak hingga airnya berkurang.

Friday, June 17, 2011

Amankah Bahan Peralatan Masak Anda?

VIVAnews –Saat ini peralatan masak semakin canggih saja. Bukan hanya bentuk dan modelnya yang mengikuti gaya hidup modern. Bahan-bahannya pun menggunakan teknologi tinggi yang memudahkan kita untuk memasak dengan praktis.

Panci atau penggorengan berbahan stainless steel dan yang berlapis antilengket telah bertahun-tahun membantu pekerjaan para ibu di dapur.

Tapi dari sisi kesehatan, banyak kemungkinan bisa terjadi akibat penggunaan peralatan masak yang berkualitas kurang baik. Zat kimia beracun bisa saja bersembunyi di balik peralatan masak Anda.

Bahan peralatan masak apa saja yang perlu Anda cermati?

Lapisan antilengket
Peralatan masak berlapis bahan antilengket adalah penemuan yang sangat menyenangkan bagi para ibu rumah tangga. Tak ada lagi ikan gosong dan lengket di penggorengan. Tak ada lagi susah payah membersihkan wajan yang penuh masakan lengket.

Dengan peralatan masak antilengket, kita juga bisa menggunakan lebih sedikit minyak goreng. Artinya, lebih sedikit kolesterol saat memasak.

Tapi bukan berarti bahan ini aman untuk kesehatan. Bahan yang awalnya banyak digunakan dalam peralatan militer ini juga menyimpan zat berbahaya.

Studi kesehatan menunjukkan, peralatan memasak antilengket bisa melepas bahan kimia seperti perfluoropropionic dan benzena. Bahan-bahan yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan itu muncul bila lapisan antilengket mengelupas karena tergores benda tajam atau karena penggunaan yang tidak benar. Misalkan dipanaskan dengan suhu di atas 200 derajat Celsius.

Enamel
Alat masak berbahan enamel tampilannya sangat menggoda mata. Bahan enamel ini memungkinkan peralatan masak tampil dalam berbagai warna cerah dan motif menarik.

Tapi bahan perwarna yang digunakan tersebut mengandung zat kimia misalnya mangan, cadmium, dan sebagainya.Bila terjadi goresan pada lapisan berwarna, bisa menyebabkan terlepasnya ion pada bahan metal. Begitu pula jika dipanaskan pada suhu melebihi 100 derajat Celsius.

Solusinya, saat menggunakan bahan ini Anda harus lebih berhati-hati, jangan sampai peralatan masak bebahan enamel tergores.

Plastik
Wadah plastik adalah pilihan praktis untuk menyimpan makanan. Baik bahan mentah maupun matang. Tapi bahan plastik terdiri dari berbagai macam komponen kimia yang berbahaya. Terutama bila Anda menggunakan peralatan plastik yang murah meriah.

Sebaiknya Anda pilih peralatan plastik yang sudah terbukti aman melalui uji kualitas. Perhatikan label aman untuk kesehatan pada produk plastik. Meskipun harganya sedikit lebih mahal, asalkan kesehatan Anda da keluarga terjamin. Bahan murahan yang belum tentu aman bisa menimbulkan bahaya yang lebih besar.

• VIVAnews

Sunday, May 15, 2011

Makanan Pintar Untuk Otak

Berikut ini adalah asupan makanan untuk meningkatkan peluang mempertahankan kesehatan otak dengan mengkonsumsi asupan �pintar� sbb. :

Kafein

Dalam jumlah aman kafein menjadi kawan. Kafein dapat menyemangati dan membantu fokus pada konsentrasi. Kafein terdapat pada kopi, cokelat, teh dan lain-lain. Namun kita harus hati hati dalam mengkonsumsi kafein, karena jika berlebihan dapat membuat tidak nyaman dan memicu gelisah.

Gula

Adalah glukosa yang dimetabolisme tubuh dan karbohidrat yang dimakan. Satu gelas minuman manis dalam jangka pendek dapat meningkatkan daya ingat, proses berfikir, dan kemampuan mental. Namun jika berlebihan juga akan mengganggu ingatan.

Ikan

Protein untuk otak adalah ikan, terutama yang kaya akan asam lemak omega-3. Asupan asam lemak omega-3 berkaitan dengan rendahnya kepikunan, resiko stroke, lambatnya penurunan mental. Sebaliknya dapat menguatkan ingatan, terutama pada mereka yang berusia lanjut. Cukup konsumsi ikan dua porsi seminggu.

Kacang-kacangan

Merupakan sumber antioksidan vitamin E. Cukup konsumsi 23 gram kacang-kacangan setiap hari, tetapi jangan digoreng.

Alpukat

Lemak pada alpukat adalah lemak baik karena dapat menurunkan resiko penyakit kardiovascular dan memperkuat aliran darah hingga ke otak. Namun jangan ditambahkan gula atau sirup.

Tips Membuat Kue Kering

Tips membuat Kue kering:

1. Kue yang dibuat dengan bantuan sendok.
Gunakan 2 buah sendok teh untuk mendapatkan bentuk dan besar kue yang seragam. Beri jarak antara kue yang satu dan yang lainnya, apalagi bila kue yang Anda buat menggunakan bahan pengembang.

2. Kue yang disemprot.
Bentuk dan besarnya kue akan sangat tergantung pada spuit yang digunakan. Sebaiknya, pada saat menyemprotkan adonan tidak terlalu tebal agar kue bisa cepat matang. Beri jarak antara kue yang satu dan yang lainya, agar tidak saling menempel.

3. Kue kering yang dicetak.
Agar adonan tidak lengket pada rolling pin, sebaiknya adonan dilapisi dengan 2 buah plastik, kemudian adonan digiling sampai ketebalan 2 mm. Jika kue terlalu tebal akan menjadi keras dan tidak akan terasa renyah. Dan sebelum mencetak adonan kue, sebaiknya cetakan dicelupkan terlebih dulu ke dalam tepung terigu, kemudian adonan siap untuk mencetak. Dijamin kue akan terbentuk sesuai keinginan Anda!

4. Kue kering yang dibentuk dengan tangan.
Yang harus diperhatikan, sebaiknya kue tak terlalu lama dibentuk dengan tangan, karena kue akan menjadi keras. Bila adonan kue terlalu lembek, jangan buru-buru menambahkan tepung. Sebaiknya kue diistirahatkan dalam lemari es selama 5 menit, setelah kue agak keras baru siap untuk dibentuk.

5. Kue kering yang dipotong-potong.
Kue ini cenderung lebih padat, karena nantinya akan dipotong. Adonan dibentuk silinder, lalu bungkus dengan plastik agar tak mudah kering. Lalu, simpan dalam lemari es selama 35 menit.
Lalu, potong-potong adonan dalam keadaan masih keras, agar mendapat bentuk bulat yang cantik. Jika adonan dirasa sudah tak mengeras lagi, sebaiknya masukkan kembali ke dalam lemari es.