
BAHAN:
400 g daging sapi bagian sandung lamur
2 Liter air
2 sdm minyak untuk menumis
2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
10 lembar daun jeruk purut
3 lembar daun salam
2 cm jahe, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
50 g tempe semangit, potong-potong*)
2 batang bawang daun, potong 3 cm
4 siung bawang putih, iris tipis, goreng kering
200 g taoge, seduh air mendidih, tiriskan
Bumbu, haluskan:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 sdt ketumbar bubuk
½ sdt merica bubuk
Pelengkap:
2 batang daun seledri, iris tipis
1 buah jeruk nipis, potong-potong
2 sdm bawang merah goreng
Sambal cabai rawit rebus
- Rebus daging dalam air hingga daging empuk dan air tersisa 1.500 ml. Angkat, potong-potong daging ukuran 2 x 2 x ½ cm. Masukkan kembali ke dalam kaldu.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, daun salam, jahe, dan lengkuas hingga harum. Masukkan ke dalam kaldu daging.
- Tambahkan tempe semangit dan bawang daun, didihkan.
- Tambahkan bawang putih goreng, didihkan kembali, masak hingga bumbu meresap. Angkat.
- Atur taoge dalam mangkuk saji, tuangi kuah. Sajikan hangat bersama pelengkap.
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 262kal
Kalau jalan-jalan kebogor rasanya kurang lengkap kalau belum menikmati lezatnya soto bogor yang asli bogor ini. Saya setiap kali ada kesempatan ke bogor pasti berusaha meluangkan waktu untuk menikmati sajian khas sunda ini. Di bogor sendiri banyak berjejer warung soto bogor di kaki lima seperti di jalan arah tajur. Salah satu warung yang cukup terkenal dengan sajian soto bogornya adalah warungnya Pak Salam. Warung soto Bogor Pak Salam sudah kadung ngetop akan kelezatannya sejak dulu. Letaknya bukan berada di dalam toko atau rumah makan, melainkan hanya berupa warung tenda yang berada di atas trotoar di Jl. Suryakencana, Bogor (samping Dunkin Donuts).


